Mengenal Cara Kerja Pompa Air

Mengenal Cara Kerja Pompa Air
Cara kerja pompa air pada dasarnya sangat sederhana, yaitu menghisap air dari tempat yang lebih rendah dan mendorong air tersebut ke tempat yang tinggi atau penampung air. Setiap pompa air dilengkapi dengan peralatan otomatis yang berguna untuk memudahkan kita pada saat pengoperasian dan tidak memerlukan aktifitas menghidupkan ataupun mematikan pompa, sebab sudah ada sensor otomatis yang bekerja berdasarkan tekanan yang terdapat pada pipa atau saluran air pada keluaran pompa.

Pada mesin pompa air ada saluran hisap dan ada saluran buang, alat otomatis atau sensornya menggunakan sensor tekanan atau disebut juga Pressure Switch dan dipasang pada tabung pada saluran keluaran pompa. Ketika pompa dihidupkan atau dihubungkan dengan listrik, maka pompa akan berputar sehingga di bagian dalam pompa terjadi vaccum karena adanya perbedaan tekanan, sehingga air yang ada didalam tanah akan terhisap naik.

Ketika mesin aktif, rotor pun berputar bersama dengan baling-baling. Gerakan baling-baling dibatasi oleh cincin kam dan mengalirkan air dari lubang hisap atau yang besar ke lubang tekan atau yang kecil dan semua kran air yang ada di rumah tertutup maka pada saluran keluaran pompa akan timbul tekanan yang cukup besar. Ketika tekanan yang dihasilkan melebihi tekan set yang ada pada sensor, maka sensor akan bekerja dan pompa air akan mati seketika, pompa air akan hidup lagi apabila ada salah satu kran air terbuka disebabkan tekanan air sudah turun.

Sistem yang ada pada mesin pompa ialah katup pengatur volume dan sistem idle-up.

Katup pengatur volume diperlukan oleh pompa air karena semakin tinggi putaran rotor, volume cairan yang dihasilkan rotor semakin besar. Bila bantuan tenaga terlalu besar, merugikan stabilitas pengemudian, karena sopir tidak bisa merasakan kontak roda dengan permukaan jalan sangat berbahaya. Itulah gunanya katup pengatur volume. Jadi, pompa butuh penurunan tekanan air, karena mesin membutuhkan kontak atau gesekan dengan perangkat-perangkat lainnya agar proses pemompaan berjalan dengan baik.

Sistem idle-up atau menaikan putaran idle berfungsi untuk menggerakkan pompa. Rotor dan baling-baling dapat terus berputar bila putaran idle dinaikkan dengan sistem ini.

Saat kita lupa untuk mematikan pompa air, maka mesin pompa air tidak akan terbakar disebabkan kerja yang terus menerus, dan lagi kita tidak perlu memasang atau mencabut steker dari mesin pompa air sebab segalanya akan bekerja secara otomatis. Singkatnya, pompa bekerja menghasilkan tekanan air. Tekanan itu mendorong katup hisap, dan pada saluran hisap, penghisapan menjadi besar lalu tekanan yang muncul dari air turun ke bawah membuka katup gas.

Sekian informasi mengenai cara kerja pompa air pada umumnya, semoga dapat bermanfaat dan terima kasih telah membaca.